Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 2 Makassar telah berjalan lancar dan sukses. Proses pendaftaran, yang meliputi pendaftaran daring dan bantuan langsung bagi orang tua yang membutuhkan, berjalan tertib dan penuh dengan pelayanan yang prima.
Kepala UPT SPF SMPN 2 Makassar, Hj. Andi Muliati, menekankan komitmen sekolah dalam memberikan kenyamanan bagi siswa dan orang tua selama proses PPDB. Sekolah memberikan perhatian ekstra, terutama kepada orang tua yang kurang memahami sistem pendaftaran online.
“Kalau dikatakan respons, ya, kita memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya,” ujar Hj. Andi Muliati, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/7/2025).
Sekolah menyediakan layanan bantuan langsung di sekolah bagi orang tua yang kesulitan mendaftar secara daring. Ini memastikan semua calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar, tanpa terhalang kendala teknologi atau pemahaman sistem.
“Orang tua yang tidak tahu betul proses pendaftaran, kami daftarkan di sini. Jadi memang ada yang daftar secara mandiri, tapi juga banyak yang dibantu langsung di sekolah,” jelasnya. Sekolah menyadari pentingnya aksesibilitas dan kesetaraan kesempatan bagi semua calon siswa.
Proses Seleksi dan Wawancara
Proses seleksi di SMPN 2 Makassar tidak hanya terbatas pada pendaftaran administrasi. Sekolah juga menyelenggarakan sesi wawancara yang bertujuan untuk memperkenalkan sekolah kepada calon siswa dan orang tua. Wawancara ini juga berfungsi untuk memberikan gambaran tentang aturan, tata tertib, dan visi misi sekolah.
Panitia seleksi bekerja dengan profesional dan penuh semangat. Wawancara berfokus pada aspek penting, yakni pengenalan aturan sekolah, tata tertib, serta visi misi agar calon siswa memiliki pemahaman yang komprehensif.
“Dalam wawancara, kami sampaikan tentang disiplin, tata tertib, dan pembentukan karakter. Itu yang kita harapkan, agar anak-anak menjadi pribadi yang berakhlak mulia,” tegas Hj. Andi Muliati.
Fokus Pendidikan Karakter
SMPN 2 Makassar mengutamakan pendidikan karakter sebagai fondasi utama pembelajaran. Sekolah berharap lulusannya tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan santun.
Sekolah berupaya untuk membentuk karakter siswa sejak dini sehingga ketika lulus, mereka siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan selanjutnya dan kehidupan mendatang. Hal ini menjadi prioritas utama sekolah.
“Ketika anak sudah meninggalkan SMP 2, anak sudah terbentuk karakternya. Masuk di SMA, anak-anak kita sudah siap secara mental dan sikap,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah dalam membentuk generasi muda yang unggul, baik secara akademik maupun karakter.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
MPLS akan segera dilaksanakan. Sekolah telah mempersiapkan berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan untuk menyambut siswa baru. Mengingat seragam sekolah masih dalam proses distribusi dari Pemerintah Kota Makassar, siswa diberikan keleluasaan untuk mengenakan pakaian bebas selama MPLS.
Sekolah memastikan bahwa kegiatan MPLS tetap bermakna dan tidak memberatkan siswa baru. Kreativitas dan kerapian dalam berpakaian menjadi fokus utama selama masa MPLS, sebelum seragam sekolah didistribusikan.
“Anak-anak tidak ditekan untuk langsung memakai seragam. Yang penting mereka rapi dan kreatif. Kita tunggu seragam dari pemerintah,” tuturnya. Hal ini menunjukkan fleksibilitas dan kepedulian sekolah terhadap situasi yang ada.
Dengan berakhirnya proses pendaftaran ulang, SMP Negeri 2 Makassar siap menyambut para siswa baru dengan program pembinaan karakter yang menjadi ciri khas sekolah. Sekolah berharap dapat mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter.







