Undip Optimalkan Pemantauan Anak di Gedawang Lewat Kerja Sama KKA

oleh
Undip Optimalkan Pemantauan Anak di Gedawang Lewat Kerja Sama KKA

Mahasiswa KKN Undip Tingkatkan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak di Semarang

Program pemantauan tumbuh kembang anak usia dini di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, kini semakin terarah berkat inisiatif mahasiswa KKN Tematik Iptek Desa Binaan (IDBU) Tim 52 Universitas Diponegoro. Mereka fokus pada peningkatan pemahaman dan penggunaan Kartu Kembang Anak (KKA).

Inisiatif ini melibatkan kader posyandu setempat dalam sosialisasi dan pendampingan penggunaan KKA. Mahasiswa memberikan pelatihan teknis, simulasi pengisian KKA, panduan sederhana, dan pendampingan praktik lapangan langsung di tiga RW, yaitu RW 01, RW 06, dan RW 08. Kegiatan ini dimulai sejak awal Juli 2025.

Pelatihan tersebut meliputi cara pengisian KKA yang benar dan efektif untuk memantau perkembangan anak secara holistik, termasuk aspek fisik, kognitif, dan sosial-emosional. Para mahasiswa juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam memantau perkembangan anak dan berkolaborasi dengan kader posyandu.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman kader posyandu tentang fungsi dan manfaat KKA. Mereka kini lebih mampu mendeteksi dini potensi masalah tumbuh kembang anak dan memberikan intervensi yang tepat. KKA sendiri merupakan instrumen penting yang diluncurkan resmi oleh BKKBN.

“Ini langkah awal skrining fungsi psikologis anak dengan pendekatan yang mudah dan aplikatif,” ujar Dosen Pembimbing Lapangan, Jati Ariati, SPsi, MPsi, PhD. Beliau menekankan pentingnya deteksi dini masalah tumbuh kembang anak melalui layanan posyandu.

Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Hal ini juga memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun masa depan anak yang lebih sehat dan kuat.

Apresiasi positif datang dari Ketua Posyandu RW 08, Rekti. “Kami mengucapkan terima kasih banyak. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu sekali dalam mendukung kegiatan posyandu di RW 08,” tuturnya. Hal ini menunjukkan dampak positif program KKN Undip terhadap masyarakat.

Lebih lanjut, program ini juga membantu meningkatkan kualitas layanan posyandu. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang KKA, kader posyandu dapat memberikan informasi dan dukungan yang lebih efektif kepada orang tua.

Program KKN Undip ini diharapkan menjadi model bagi program serupa di wilayah lain. Pendekatan preventif dan promotif ini penting untuk membangun generasi sehat sejak dini. Undip berkomitmen untuk mendorong transformasi sosial melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif dan berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, dosen, kader posyandu dan warga menunjukkan komitmen nyata dalam membangun masa depan anak Indonesia.

Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin 3: Good Health and Well-being, dengan fokus pada peningkatan layanan kesehatan anak usia dini. Melalui sinergi yang kuat, Undip menunjukkan komitmen dalam mendorong transformasi sosial melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif di masyarakat. Semoga program ini dapat direplikasi di berbagai daerah untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.