Panglima TNI Umumkan 43 Perwira Tinggi yang Akan Isi Jabatan di 6 Kodam Baru
Menjelang Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer pada Minggu, 10 Agustus 2025, Panglima TNI telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025. SK tersebut menunjuk 43 perwira tinggi TNI untuk mengisi berbagai posisi strategis. Di antara nama-nama tersebut, terdapat penunjukan Panglima Kodam (Pangdam) untuk enam Kodam baru yang akan diresmikan.
Sebanyak enam Kodam baru akan diresmikan Presiden Prabowo Subianto dalam upacara tersebut. Ketiga Kodam di Sumatera adalah Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Riau dan Kepri), Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Padang dan Jambi), dan Kodam XXI/Radin Inten (Lampung dan Bengkulu). Kemudian, satu Kodam di Kalimantan (Kodam XXII/Tambun Bungai, Kalimantan Tengah dan Selatan), satu di Sulawesi (Kodam XXIII/Palaka Wira, Sulawesi Tengah dan Barat), dan satu di Papua (Kodam XXIV/Mandala Trikora, Merauke, Papua Selatan).
Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan Mayjen TNI Lucky Avianto termasuk di antara perwira tinggi yang ditunjuk sebagai Pangdam. Mereka akan memimpin Kodam XXI/Radin Inten dan Kodam XXIV/Mandala Trikora. Empat perwira tinggi lainnya juga akan memimpin Kodam baru. Berikut daftar lengkapnya:
* Pangdam XIX/Tuanku Tambusai: Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo
* Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol: Mayjen TNI Arief Gajah Mada
* Pangdam XXI/Radin Inten: Mayjen TNI Kristomei Sianturi
* Pangdam XXII/Tambun Bungai: Mayjen TNI Zainul Arifin
* Pangdam XXIII/Palaka Wira: Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar
* Pangdam XXIV/Mandala Trikora: Mayjen TNI Lucky Avianto
Dari total 43 perwira tinggi yang namanya tercantum dalam SK, 19 di antaranya berasal dari TNI AD. Beberapa dari mereka akan mengisi posisi dalam organisasi yang tengah mengalami validasi, termasuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Mayjen TNI Kristomei Sianturi membenarkan informasi tersebut dengan pernyataan singkat, “Iya betul.”
Pembentukan enam Kodam baru ini merupakan langkah strategis TNI untuk meningkatkan kemampuan pertahanan dan keamanan di wilayah-wilayah tersebut. Dengan struktur komando yang lebih terpecah, diharapkan respon terhadap potensi ancaman dan kebutuhan masyarakat dapat lebih optimal. Keenam Kodam baru ini akan dipimpin oleh perwira tinggi berpangkat Mayjen TNI, sama seperti Kodam-Kodam yang sudah ada sebelumnya.
Upacara peresmian enam Kodam baru tersebut akan berlangsung di Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Upacara ini akan menjadi momen penting dalam sejarah TNI, menandai perluasan jangkauan dan peningkatan kapasitas pertahanan negara. Perluasan ini juga mencerminkan adaptasi TNI terhadap perkembangan situasi keamanan dan geografis Indonesia. Kehadiran keenam Kodam baru diharapkan dapat memperkuat pertahanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.





