Doa Bersama di Medan: Gubernur Bobby Singgung Aksi Unjuk Rasa Anarkis
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menggelar doa lintas agama di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan. Acara yang dihadiri Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto ini turut melibatkan berbagai elemen masyarakat. Momentum ini dimanfaatkan Bobby untuk menyoroti maraknya demonstrasi anarkis belakangan ini.
Bobby menekankan pentingnya penyampaian aspirasi secara damai dan tertib. Ia menegaskan, kebebasan berekspresi tetap dijamin, namun kerusakan fasilitas umum dan tindakan anarkis tidak dapat ditolerir.
“Aspirasi silakan disampaikan, bisa didengar. Tapi jangan anarkis dan jangan merusak fasilitas umum,” tegas Bobby.
Doa bersama ini bertujuan untuk mendoakan keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan Sumatera Utara dan Indonesia. Acara tersebut dihadiri lengkap oleh unsur Forkopimda.
“Forkopimda hadir lengkap. Kita berdoa agar masyarakat dan Sumut bisa baik dan sejahtera,” ujar Bobby.
Pangdam I/BB, Mayjen Rio Firdianto, tak hanya hadir sebagai undangan. Ia juga berkesempatan menyapa langsung para tokoh agama, mahasiswa, komunitas ojek online, dan perwakilan masyarakat lainnya.
Selain Pangdam, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran unsur Forkopimda Sumut, perwakilan rektor universitas, pimpinan BUMD, tokoh lintas agama, serikat buruh, dan beragam komunitas masyarakat.
Keragaman elemen masyarakat yang hadir dalam suasana kebersamaan ini menjadi simbol kuatnya persatuan dan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas di Sumatera Utara. Kehadiran mereka menunjukkan tekad untuk membangun Sumut yang aman dan damai.
Acara doa bersama ini bukan hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan juga menjadi forum silaturahmi dan konsolidasi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kondusifitas daerah. Hal ini penting untuk mencegah potensi konflik dan menjaga stabilitas keamanan.
Kehadiran Pangdam I/BB dalam acara ini juga menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kerjasama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan Sumut yang lebih aman dan sejahtera.
Semoga doa bersama ini membawa berkah dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia. Keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata.





