Ketua DPC Partai Demokrat Bantaeng, Herlina Aris atau Cece, menekankan pentingnya nasionalisme bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, nasionalisme merupakan nilai yang tak bisa ditawar dan bendera Merah Putih adalah simbol perjuangan yang sangat berharga. Cece menyampaikan hal ini di tengah kontroversi pengibaran bendera One Piece menjelang HUT RI ke-78.
“Nasionalisme adalah harga mati, karena di balik merah putih yang berkibar ada perjuangan dan tumpah darah pejuang masa lalu. Berkat mereka, kita bisa hidup di zaman ini,” tegas Cece pada Jumat (8/8/2025). Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya tren pengibaran bendera One Piece tanpa memahami nilai sejarah dan makna di baliknya.
Cece menjelaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menganut ideologi masing-masing. Namun, nasionalisme merupakan pondasi penting bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Merah Putih, baginya, adalah pengingat akan pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah dan menghargai jasa para pahlawan.
Lebih lanjut, Cece mengingatkan pentingnya bijak dalam menyikapi tren viral di media sosial. Masyarakat harus mampu menyaring informasi dan tidak mudah terbawa arus tanpa memahami konteks dan esensi dari suatu fenomena. “Jangan mudah terprovokasi atau ikut-ikutan tren, padahal tak paham nilai di dalamnya. Harus jeli memandang sesuatu,” imbuhnya.
Sebagai seorang politisi muda yang aktif di Bantaeng, Cece dikenal dekat dengan masyarakat. Ia berkomitmen untuk terus mendorong kemajuan daerahnya sambil tetap memegang teguh nilai-nilai budaya dan nasionalisme. Ia berharap agar masyarakat Indonesia semakin cerdas dalam menyikapi isu-isu terkini dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Kontroversi pengibaran bendera One Piece ini memang telah memicu perdebatan publik. Banyak yang mempertanyakan etika dan kesesuaiannya dengan semangat nasionalisme, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai bentuk ekspresi kreativitas belaka. Pemerintah sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal ini, mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati simbol-simbol negara.
Cece juga menekankan pentingnya pendidikan sejarah dan penanaman nilai-nilai patriotisme sejak dini. Dengan memahami sejarah perjuangan bangsa, generasi muda diharapkan dapat lebih menghargai arti penting kemerdekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Ia berharap agar semangat nasionalisme tetap terjaga di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.
Sebagai penutup, Cece mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menghadapi tantangan di masa depan. Kedewasaan dalam bermedia sosial dan bijak dalam menyikapi tren viral juga menjadi poin penting yang ditekankan.





