Rahasia Terungkap: Makanan MBG Buruk, KPAI Desak Pemerintah Bertindak!

oleh
Rahasia Terungkap Makanan MBG Buruk KPAI Desak Pemerintah Bertindak

Masukan anak-anak penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi kunci perbaikan layanan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan banyak keluhan terkait kualitas makanan, termasuk kasus keracunan massal akibat makanan basi. Temuan ini menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan kebutuhan perbaikan standar penyediaan MBG. Survei “Suara Anak” melibatkan 1.624 responden anak dan anak disabilitas di 12 provinsi selama periode 14 April hingga 23 Agustus 2025.

“Anak-anak meminta agar makanan yang didistribusikan selalu segar dan tidak bau atau basi. Ini menjadi pesan kunci dari mereka,” ujar Jasra. Pernyataan ini menekankan pentingnya kualitas makanan bagi para penerima manfaat.

Dari total responden, 583 anak mengaku pernah menerima makanan MBG yang rusak atau basi. Lebih mengkhawatirkan lagi, 11 anak tetap mengonsumsi makanan tersebut meskipun sudah tidak layak konsumsi, yang mengindikasikan terbatasnya akses terhadap alternatif makanan lain.

Selain makanan basi, anak-anak juga mengeluhkan bau tidak sedap dari wadah makanan. Beberapa bahkan menemukan ulat pada sayur atau buah yang disediakan, membuat mereka enggan memakannya. Kebersihan dan kesegaran makanan menjadi masalah utama yang perlu ditangani.

Kualitas makanan yang kurang segar menjadi perhatian serius. Anak-anak berharap makanan tetap terjaga kualitasnya dari proses distribusi hingga sampai di tangan mereka. Makanan basi akan menggagalkan tujuan utama program MBG yaitu peningkatan gizi anak.

Meskipun demikian, mayoritas anak tetap mendukung program MBG, menyadari manfaat makan bergizi secara rutin. Ini menunjukkan bahwa masalah utama bukan pada konsep program, melainkan pada implementasi di lapangan.

KPAI, bersama CISDI dan Wahana Visi Indonesia (WVI), akan menyampaikan hasil survei ini sebagai rekomendasi kepada pemerintah. Jasra menekankan pentingnya menjadikan masukan anak-anak sebagai dasar perbaikan, agar MBG benar-benar berdampak positif bagi kesehatan dan perkembangan anak.

KPAI merekomendasikan peningkatan pengawasan kualitas makanan, perbaikan standar wadah, dan distribusi yang lebih higienis. Langkah-langkah ini penting untuk memastikan program MBG berjalan sesuai tujuannya, yaitu memberikan asupan bergizi yang aman dan layak bagi setiap anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.